Loading icon
Cara Yang Benar Berhubungan Intim

Cara Yang Benar Berhubungan Intim

Share:

Cara Yang Benar Berhubungan Intim. Namun, cara pakai kondom yang salah dapat merobek bahannya sehingga risiko kehamilan dan penularan penyakit pun bisa tetap mengintai Anda. Bukan hanya status kesehatan, bahkan nama lengkap, alamat, dan pekerjaan saja mungkin tak pernah menjadi topik obrolan.

Cek riwayat kesehatan dan aktivitas seksual juga penting setiap kali Anda memulai hubungan dengan orang yang baru. Cara lain yang tak kalah penting untuk berhubungan intim dengan aman adalah menjaga kebersihan alat kelamin Anda. Menggunakan sex toys yang sama dengan orang lain dapat memperbesar peluang Anda untuk tertular penyakit. Cara lain yang tidak boleh Anda lewatkan untuk berhubungan intim dengan aman adalah memahami kondisi tubuh sendiri.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hubungan seks tanpa kondom bisa meningkatkan risiko Anda tertular penyakit kelamin. Cara ini efektif sebagai langkah pencegahan dari penyakit menular seksual sehingga Anda bisa senantiasa berhubungan intim dengan aman. Prinsip ini juga sebaiknya sudah mulai diajarkan para orangtua untuk anak-anaknya sebagai bagian dari edukasi seks sejak dini.

5 Cara Berhubungan Intim agar Tidak Mengakibatkan Kehamilan

Cara Yang Benar Berhubungan Intim. 5 Cara Berhubungan Intim agar Tidak Mengakibatkan Kehamilan

Mungkin ada masanya Anda dan pasangan memilih untuk menunda atau berhenti punya anak, tetapi tetap ingin berhubungan seksual. Sebenarnya, belum ada posisi berhubungan khusus agar tidak hamil saat seks pada masa subur. Namun, jangan khawatir, cara berikut ini dapat Anda coba agar tetap bisa berhubungan intim, tetapi tidak mengakibatkan kehamilan:. Kesuburan dan kehamilan sangat ditentukan oleh siklus menstruasi.

Jadi, sebelum menentukan waktu bercinta yang paling aman, pahami dulu bagaimana kerja siklus haid. Setiap wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda, mulai dari 25-35 hari.

Setelah perdarahan haid berhenti, Anda memasuki masa awal ovulasi. Masa awal ovulasi disebut juga sebagai masa subur karena pada saat ini tubuh sedang mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur.

Akan tetapi, sesungguhnya tidak ada jaminan bahwa kehamilan tak mungkin terjadi bila Anda berhubungan seks di saat sedang tidak subur. Pasalnya, sulit sekali untuk menentukan secara pasti kapan masa subur dan tidak subur seseorang karena perubahan siklus menstruasi sangat mungkin terjadi.

Posisi Terbaik Usai Berhubungan Intim agar Cepat Hamil

Cara Yang Benar Berhubungan Intim. Posisi Terbaik Usai Berhubungan Intim agar Cepat Hamil

Selain menghilangkan dahaga, air putih juga dapat membantu lancarkan peredaran darah, sehingga baik untuk mencegah kram otot atau kesemutan usai berhubungan intim. Menjaga kebersihan area genital itu penting, karena masalah kesehatan pada organ intim juga dapat menjadi penghalang dari keberhasilan pembuahan.

Buang air kecil setelah berhubungan intim dapat membantu pengeluaran bakteri melalui urine, sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin, bermesraan setelah berhubungan intim dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin. Selain melakukan berbagai cara tersebut, penting juga untuk memeriksakan kesehatan secara rutin dan mengonsultasikan program kehamilan dengan dokter kandungan.

Agar lebih mudah, gunakan aplikasi Halodoc saja, untuk memesan layanan pemeriksaan laboratorium dan buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit andalanmu.

Bukan Malam, Inilah Jam yang Pas Untuk Berhubungan Intim Menurut Pakar

Baca Juga : Meghan Markle Melahirkan di Kehamilan 41 Minggu, Peneliti; 'Bayi Lahir Terlambat Otaknya Lebih Pintar Tapi Berisiko Cacat Fisik'. Tingkat puncaknya di awal hingga pertengahan pagi, artinya ini adalah waktu yang tepat bagi pria untuk berhubungan seks.

Dia juga mengatakan waktu terbaik dalam sebulan untuk berhubungan intim adalah selama sepuluh hari atau lebih setelah ovulasi. Tapi sebuah penelitian lain mengungkapkan tubuh manusia menghasilkan lonjakan hormon seks dan adrenalin pertama kali di pagi hari. "Pada pria, level testosteron memuncak sekitar pukul 7 pagi, sementara Anda berdua akan sepenuhnya beristirahat, dengan indera yang meningkat," kata terapis seks Suzie Hayman. Ini adalah saat ketika pasangan paling mungkin untuk mengalami orgasme dan hamil, menurut penelitian dari University of Modena di Italia.