Loading icon
Istri Yang Baik Untuk Suami Menurut Islam

Istri Yang Baik Untuk Suami Menurut Islam

Share:

Istri memiliki kewajiban dalam rumah tangga termasuk yang berkaitan dengan adab terhadap suami. “Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar.”.

Ini juga berlaku bagi istri kepada suami karena perdebatan menimbulkan ketegangan dan konflik. Ketika suami sedang tak ada di rumah, istri harus tetap berperilaku baik dan menjaga kehormatannya.

Jangan memanfaatkan kesempatan untuk bersenang-senang menuruti hawa nafsu, misalnya dengan pergaulan yang sangat longgar. Tidak boleh bersikap kasar, menghina, merendahkan atau bahkan menindas suami yang kondisinya sedang lemah. Salah satu tujuan dari pembentukan rumah tangga adalah untuk membentuk keluarga yang saling mencintai. Menerapkan adab di atas kepada suami ternyata memiliki keutamaan dan manfaat tersendiri, loh, Bun.

Selain tentunya memberikan banyak pahala pada Bunda, hal ini juga dapat membantu kehidupan rumah tangga Anda dan suami semakin harmonis.

Kewajiban Suami & Istri dalam Pernikahan Menurut Islam

Kewajiban Suami & Istri dalam Pernikahan Menurut Islam

Melansir dari berbagai sumber, ini kewajiban suami dan istri dalam pernikahan menurut Islam. Dalam Islam, ini menjadi salah satu kewajiban suami pada istri, yaitu untuk menggauli pasangannya dengan baik, nggak boleh kasar atau sampai menyakiti.

Suami juga wajib menjaga istrinya dari perbuatan dosa yang dapat mendatangkan keburukan pada keluarga. Contoh taat Misalnya, istri patuh ketika suami menyuruhnya untuk beribadah, menutup aurat, dan lain-lainnya. Dalam al-Quran, surat An-Nisa ayat 34, terjemahannya berbunyi sebagai berikut: "Kaum laki-laki itu pemimpin wanita.

Tetapi, ada kalanya istri dapat mendiskusikan sesuatu sebelum membuat keputusan, seperti membahas pekerjaan, keluarga, pendidikan anak, dan sebagainya. Sebab dalam Islam, kerelaan suami merupakan tiket seorang istri mendapatkan surga dan kebahagiaan akhirat.

Artinya, jangan sampai melakukan tindakan yang justru membuat pasangan marah karena hal ini nggak hanya menghapus usaha mencari ridha suami, tetapi juga memberikan dampak buruk pada keharmonisan rumah tangga. Sebab dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu shubuh.” HR. Namun, ada kondisi yang mana istri nggak dapat memenuhi kebutuhan suami, seperti sedang sakit, nifas, menstruasi, dan sebagainya.

Posisi Tidur Suami Istri yang Baik Menurut Islam dan Dalilnya

Posisi Tidur Suami Istri yang Baik Menurut Islam dan Dalilnya

Posisi Tidur Suami Istri yang Baik Menurut Islam dan Dalilnya. Konten dari Pengguna 24 Mei 2022 19:49 · waktu baca 2 menit 0.

18 Kewajiban Suami Terhadap Istri yang Harus Dipenuhi

18 Kewajiban Suami Terhadap Istri yang Harus Dipenuhi

Di bawah ini adalah beberapa daftar kewajiban suami terhadap istri menurut Agama Islam yang harus dipenuhi, antara lain:. Untuk kriteria hubungan intim yang baik menurut pandangan Agama Islam yaitu tidak ada unsur paksaan di dalamnya. Keduanya perlu menjalin komunikasi yang baik, termasuk juga menghindari berbicara dengan cara mengintimidasi dan seakan-akan memerintah satu sama lain. Seperti halnya dengan rutin bersilaturahmi atau sekadar bertukar kabar, menjaga nama baik keluarga, mengirimkan makanan ataupun bingkisan kepada mereka, dan saling membantu ketika sedang kesusahan.

Dengan menceritakan kesalahan ataupun kejelekan istri justru akan meningkatkan risiko munculnya masalah rumah tangga yang lebih rumit dan berisiko menyakiti perasaannya. Akan lebih baik lagi jika suami memiliki inisiatif sendiri untuk mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga tanpa perlu disuruh.

Memiliki kebiasaan untuk mengecek ponsel ataupun media sosial pasangan hanya karena ingin tahu juga termasuk ke dalam bentuk rasa curiga yang berlebihan. Adapun arti dari pernyataan ini adalah suami tidak mengklaim harta istri sebagai milik sendiri dan memakainya dengan sesuka hati.

Para suami seharusnya memiliki kemandirian, sehingga ketika sang istri sedang tidak ada bersamanya, maka Ia harus bisa melayani dirinya sendiri dengan baik tanpa perlu mengeluh.

FIKIH MENCARI JODOH

FIKIH MENCARI JODOH

Hikmah dan tujuan dari menikah adalah upaya menambah dan mempertahankan eksistensi atau spesiesnya. akan berbangga hati di hadapan umat nabi lainnya jika umatnya sangat banyak, sebagaimana dijelaskan dalam hadis berikut:. berkata : “Aku menemukan seorang wanita yang cantik dan memiliki martabat tinggi namun ia mandul apakah aku menikahinya?”, Nabi Saw menjawab, “Jangan !”, kemudian pria itu datang menemui Nabi Saw kedua kalinya dan Nabi Saw. tetap melarangnya, kemudian ia menemui Nabi Saw. yang ketiga kalinya maka Nabi Saw. berkata, “Nikahilah wanita yang sangat penyayang dan yang mudah beranak banyak (subur) karena aku akan berbangga dengan kalian di hadapan umat-umat yang lain” kemudian Nabi berkata: “Gapailah isteri-isteri yang subur yang penyayang suami“.

9 Ciri-Ciri Suami yang Baik untuk Istri, Termasukkah Anda?

9 Ciri-Ciri Suami yang Baik untuk Istri, Termasukkah Anda?

Terdapat ciri-ciri suami yang baik bagi istri menurut ajaran Islam. Demikian juga dalam bersikap, baik suami dan istri harus memiliki sikap yang baik kepada satu sama lain. Alquran dan sunnah menjelaskan beberapa ciri-ciri suami yang baik bagi istrinya. Sebagai suami, sangat penting menjadi sosok saleh yang berguna bagi keluarganya. Beberapa ciri-ciri suami yang baik di antaranya:. Tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata.

Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut. Jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.”.

Tak hanya itu, seorang suami juga harus memperlakukan istri dengan lembut dan adil. خيرُكم خيرُكم لأهلِه وأنا خيرُكم لأهلي “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik di antara kalian (dalam memperlakukan keluarganya), dan aku adalah sebaik baik dari kalian (dalam memperlakukan) keluargaku.”.