Loading icon
Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami

Share:

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami. REPUBLIKA.CO.ID, Ada beberapa hal yang harus dipahami seorang Muslimah jika ditinggal meninggal oleh sang suami. Kesabaran dalam menghadapi se buah musibah adalah salah satu bentuk ke baikan seorang hamba Allah SWT. Bahkan, bisa saja karena perilaku sang istri, hal ini dicatat sebagai dosa bagi dirinya dan si mayit. "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun," sabda Allah dalam QS al-Baqarah: 156.

Setelah bisa melalui musibah ini de ngan kesabaran, seorang Muslimah akan menghadapi masa 'Iddah. "Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan 10 hari. Rasulullah SAW bersabda kepada Furai'ah binti Malik RA, "Tinggallah di rumahmu hingga masa 'iddahmu selesai.". Hal ini berdasarkan hadis Ummu Salamah RA secara marfu', "Seorang wanita yang ditinggal mati suaminya dilarang memakai pakaian yang dicelup dengan 'ushfur (pewarna merah), pakaian merah, mengenakan perhiasan, mewarnai kuku, dan celak.".

Dakwah Dan Kajian Islam Terkini Seputar Muslim Dan Muslimah

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami. Dakwah Dan Kajian Islam Terkini Seputar Muslim Dan Muslimah

وَلِسُلَيۡمٰنَ الرِّيۡحَ غُدُوُّهَا شَهۡرٌ وَّرَوَاحُهَا شَهۡرٌۚ وَ اَسَلۡنَا لَهٗ عَيۡنَ الۡقِطۡرِؕ وَمِنَ الۡجِنِّ مَنۡ يَّعۡمَلُ بَيۡنَ يَدَيۡهِ بِاِذۡنِ رَبِّهِؕ وَمَنۡ يَّزِغۡ مِنۡهُمۡ عَنۡ اَمۡرِنَا نُذِقۡهُ مِنۡ عَذَابِ السَّعِيۡرِ. Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya pada waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya pada waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya.

Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. (QS.

Saba Ayat 12).

Wanita yang Ditinggal Suami dan Tidak Menikah Lagi Kelak akan Dapatkan Ini dari Allah SWT

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami. Wanita yang Ditinggal Suami dan Tidak Menikah Lagi Kelak akan Dapatkan Ini dari Allah SWT

PR BEKASI – Manusia hidup di dunia diciptakan berpasang-pasangan, apabila sudah menikah tentunya diberikan keturunan adalah suatu rezeki untuk sepasang suami istri. Allah titipkan rezeki berupa keturunan untuk wajib dijaga dan dilindungi oleh kedua orangtuanya. Baca Juga: Dianggap Tidak Netral Nyanyikan 'Sambutan' untuk Habib Rizieq, Serka BDS Ditahan di Polisi Militer. Akan tetapi, saat Allah mentakdirkan salah satu dari keduanya meninggal, kewajiban mengurus anak dilimpahkan kepada yang masih hidup. Sebaliknya, bila suami meninggal, istri menjadi kepala keluarga untuk mengurus anak, menafkahinya, dan membesarkannya. Tugas ini sangatlah berat apabila hanya dilakukan oleh seorang istri saja.

Oleh karena itu, apabila sang istri tersebut berkenan untuk menikah kembali, dengan tujuan agar ada yang memberi nafkah sang anak, maka itu diperbolehkan. Tetapi apabila sang istri memilih untuk tidak menikah lagi, dengan kesetiaannya kepada sang suami, serta dikhawatirkan apabila ia menikah kembali perhatiannya kepada anak-anaknya akan berkurang, saat itulah perjuangan seorang istri sebagai single parent benar-benar diuji oleh Allah SWT. Dikutip Pikiranrakyat-Bekasi.com dari situs Islami.co pada Kamis, 12 November 2020, perempuan yang mampu bertahan dalam situasi seperti ini akan mendapat keutamaan di akhirat kelak.

Hak Waris Istri Jika Suami Meninggal

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami. Hak Waris Istri Jika Suami Meninggal

Sedangkan bagi yang beragama selain Islam, dapat tunduk pada ketentuan dalam Pasal 128 KUH Perdata:. Sehingga, dalam hal istri pewaris meninggalkan anak, maka suami tidak dibenarkan menguasai 100% harta yang ditinggalkan . Namun, ketentuan tersebut tidak berlaku jika suami-istri mengatur penggabungan harta bawaan dalam perjanjian perkawinan. Selain itu, dalam hal pewaris meninggalkan wasiat bagi istri kedua, maka jumlah yang diberikan tersebut tidak boleh melebihi bagian waris terbesar yang boleh diterima istri kedua, sebagaimana kami sarikan dari Pembatasan-pembatasan Dalam Membuat Surat Wasiat. Seluruh informasi hukum yang ada di Klinik hukumonline.com disiapkan semata – mata untuk tujuan pendidikan dan bersifat umum (lihat Pernyataan Penyangkalan selengkapnya). Untuk mendapatkan nasihat hukum spesifik terhadap kasus Anda, konsultasikan langsung dengan Konsultan Mitra Justika.

Adab Istri yang Ditinggal Wafat Suami di Masa Iddah

Kewajiban Istri Yang Ditinggal Mati Suami. Adab Istri yang Ditinggal Wafat Suami di Masa Iddah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Khusus bagi perempuan yang ditinggal mati suami dan sedang menjalani masa iddah (batasan waktu yang masih tersisa dari bekas nikah), ada adab yang perlu dijaga. Muhammad Bagir dalam buku Muamalah Menurut Alquran, Sunnah, dan Para Ulama menjelaskan, istri yang ditinggal mati suami hendaknya menunjukkan kesedihan (hidad/ihdad) atas wafatnya suami yang selama ini hidup bersamanya. Menunjukkan kesedihan merupakan manifestasi atas kesetiaan istri terhadap suami.

Tak hanya itu, adab semacam itu juga untuk menunjukkan dan tidak menyinggung perasaan keluarga almarhum suaminya. Demikian pula dianjurkan sepanjang masa iddahnya itu, seorang istri yang ditinggal mati suami menghindari wangi-wangian di pakaian dan tubuhnya (kecuali sedikit saja apabila diperlukan). Kalaupun dia terpaksa harus keluar rumah, dijelaskan, hendaknya dia berpenampilan sesederhana mungkin tanpa mengenakan kosmetik atau perhiasan dan lain sebagainya yang sekiranya dapat menimbulkan fitnah.

Baik itu fitnah bagi dirinya sendiri maupun fitnah yang barangkali dapat menimpa orang-orang di sekelilingnya. Adab semacam ini perlu untuk diperhatikan sebab adab adalah cirinya akhlak orang-orang Islam.

Infografis 4 Etika Istri Keluar Rumah untuk Bekerja - (Republika.co.id).