Loading icon
Pasangan Suami Istri Yang Tidak Dapat Menghasilkan Keturunan

Pasangan Suami Istri Yang Tidak Dapat Menghasilkan Keturunan

Share:

Pasangan Suami Istri Yang Tidak Dapat Menghasilkan Keturunan. Fertilisasi in vitro adalah fertilisasi yang terjadi di luar tubuh yakni terjadi di dalam suatu media berupa tabung. Metode ini juga disebut sebagai metode bayi tabung. Fertilisasi in vitro merupakan solusi bagi pasangan suami istri yang belum atau sulit memperoleh keturunan.

Masalah Infertilitas Pasangan Suami Istri

Pasangan Suami Istri Yang Tidak Dapat Menghasilkan Keturunan. Masalah Infertilitas Pasangan Suami Istri

Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit pasangan yang telah lama menikah dan mencoba segala cara untuk mendapatkan keturunan, namun usahanya belum membuahkan hasil. Oleh karena itu, saat proses ovulasi terganggu, wanita akan sulit menentukan masa suburnya atau bahkan tidak dapat melepaskan sel telur yang siap dibuahi untuk menciptakan kehamilan. Namun, jika ada gangguan pada lendir serviks, hal tersebut dapat mempersulit sperma untuk membuahi sel telur sehingga menghambat terjadinya kehamilan. Salah satu contoh kelainan bawaan lahir yang dapat membuat wanita menjadi tidak subur adalah septate uterus, yaitu kondisi ketika terbentuk sekat di dalam rongga rahim.

Dalam kasus yang jarang terjadi, infertilitas pada laki-laki pun bisa disebabkan oleh penyakit genetik seperti fibrosis kistik atau kelainan kromosom.

Pasangan suami istri yang tidak dapat menghasilkan keturunan karena sesuatu hal dapat ditanggulangi

Pasangan Suami Istri Yang Tidak Dapat Menghasilkan Keturunan. Pasangan suami istri yang tidak dapat menghasilkan keturunan karena sesuatu hal dapat ditanggulangi

Jawaban:. Tindakan yang dapat dilakukan untuk membantu pembuahan pada pasangan suami istri adalah dengan pembuahan eks vitro.

Pembuahan eks vitro adalah pembuahan yang terjadi di luar tubuh istri. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah program bayi tabung. Penjelasan:. Pembuahan merupakan peristiwa bertemunya sel sperma dengan sel telur.

Pembuahan terjadi di tuba Fallopii kemudian bergerak menuju dinding rahim untuk menempelkan dirinya. Pada manusia, proses kehamilan berlangsung selama 40 minggu sejak terakhir mengalami menstruasi. Pelajari lebih lanjut tentang materi pembuahan pada brainly.co.id/tugas/12493628.

#BelajarBersamaBrainly.